Minggu, 18 November 2018

Empat perkara di tasyahud akhir

Riyadhus Sholihin, Kitab Al-Adzkar, Bab Keutamaan Dzikir dan Dorongan untuk Berdzikir
(Hadits no. 1423)
ﻭﻋﻦ ﺃَﺑﻲ ﻫﺮﻳﺮﺓ – ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ – : ﺃﻥَّ ﺭﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ، ﻗَﺎﻝَ : )) ﺇِﺫَﺍ ﺗَﺸَﻬَّﺪَ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﻓَﻠْﻴَﺴْﺘَﻌِﺬْ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻣِﻦْ ﺃﺭْﺑَﻊٍ ، ﻳﻘﻮﻝ : ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇﻧِّﻲ ﺃَﻋُﻮﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦْ ﻋَﺬَﺍﺏِ ﺟَﻬَﻨَّﻢَ ، ﻭَﻣِﻦْ ﻋَﺬَﺍﺏِ ﺍﻟﻘَﺒْﺮِ ، ﻭَﻣِﻦْ ﻓِﺘْﻨَﺔِ ﺍﻟﻤَﺤْﻴَﺎ ﻭَﺍﻟْﻤَﻤَﺎﺕِ ، ﻭَﻣِﻦْ ﺷَﺮِّ ﻓِﺘْﻨَﺔِ ﺍﻟﻤَﺴِﻴﺢِ ﺍﻟﺪَّﺟَّﺎﻝِ (( . ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ .
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian bertasyahud, hendaklah ia meminta perlindungan kepada Allah dari empat perkara dengan mengucapkan, ‘ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MIN ‘ADZAABI JAHANNAM, WA MIN ‘ADZABIL QOBRI, WA MIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAAT, WA MIN SYARRI FITNATIL MASIIHID DAJJAAL’ (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari kejahatan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal). ” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 588]

Senin, 15 Januari 2018

Pengajian rutin HIMPAUDI

MEMBANGUN RUHUBIYAH SEORANG PENDIDIK

🍸 sematkan anak didik di dalam do'a sepertiga malam
🍸 Ikhlas dan Sabar
🍸 syarat kepribadian seorang pendidik:
1. sabar
2. Tidak takabur, kecuali terhadap orang yang dzolim
3. Penuh kasih dan tidak pilih kasih
4. Bersikap bersahabat terhadap pesdik
5. Tawazzu'
6. Apa yang disampaikan harus berdasar
🍸 Sikap terhadap teman sejawat
1. Ta'aruf
2. Heart to heart
3. Ta'awun (saling menguatkan, saling menanggung, saling terbuka)

Selasa, 14 November 2017

Do'a & Dzikir [ II ]

1. Dzikir

Istighfar yang paling utama adalah mengucapkan:

‘Astaghfirullahal’adzim, alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyumu wa atubu ilaih’

(Aku meminta ampun pada Allah yang Maha Agung, tiada tuhan selain Dia yang Maha Hidup lagi Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat pada-Mu).

2. Bacaan Sholawat

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻝِ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ

3. Do'a Minta Rejeki dan Jodoh

Nabi Musa as yang merasa asing di negeri Madyan dan tidak dapat pergi ke mana-mana menuju ke bawah pohon yang rindang untuk berteduh untuk menghilangkan rasa lelah dan karena tidak membawa bekal dan makanan beliau as mengangkat tangan berdoa kepada Allah swt:

ﺭَﺏِّ ﺇِﻧّﻰ ﻟِﻤﺎ ﺃَﻧْﺰَﻟْﺖَ ﺇِﻟَﻲَّ ﻣِﻦْ ﺧَﻴْﺮٍ ﻓَﻘﻴﺮٌ

“Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” [28:24]

4. Do'a Segala Hajad

Al-Anbiyā : 87

وَذَا النُّونِ إِذْ ذَهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَنْ لَنْ نَقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَىٰ فِي الظُّلُمَاتِ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, "Tidak ada Tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."

5. Do'a

Selasa, 24 Oktober 2017

Do'a Menjenguk Orang Sakit

ﺍَﻟﻠﻬُﻢَّ ﺭَﺏَّ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﺍَﺫْﻫِﺐِ ﺍﻟْﺒَﺄْسَ ﺍِﺷْﻒِ ﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻲ ﻻَﺷِﻔَﺎﺀَ ﺇِﻻَّﺷِﻔَﺎﺅُﻙَ ﺷِﻔَﺎﺀً ﻻَﻳُﻐَﺎﺩِﺭُ ﺳَﻘَﻤًﺎ
ALLAHUMMA RABBAN NAASI ADZHIBIL BA’SA ASYFI ANTASY SYAAFII LAA SYIFAA’A ILLAA SYIFAA’UKA SYIFAA’AN LAA YUGHAADIRU SAQOMAN .
 Artinya ;
“Ya Allah Wahai Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembukanlah ia. (hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi.” ( HR. Bukhori Muslim) 

Selasa, 22 Agustus 2017

Do'a & Dzikir

1.
Banyak sekali lafaz dzikir yang dianjurkan untuk dilafalkan. Namun ada salah satu yang sangat disukai oleh Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Rasulullah bersabda:

“ Dua kalimat yang ringan diucapkan lidah, berat dalam timbangan dan disukai oleh (Allah) Yang Maha Pengasih, yaitu kalimat subhanallah wabihamdihi subhanallahil’adzim ( Maha Suci Allah dan puji bagi-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung).” (HR. Bukhari)
Selain hadits diatas, ada beberapa hadits.

2.
ﻳَﺎ ﻋَﺒْﺪَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺑْﻦَ ﻗَﻴْﺲٍ ﻗُﻞْ ﻻَ ﺣَﻮْﻝَ ﻭَﻻَ ﻗُﻮَّﺓَ ﺇِﻻَّ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ . ﻓَﺈِﻧَّﻬَﺎ ﻛَﻨْﺰٌ ﻣِﻦْ ﻛُﻨُﻮﺯِ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ
“ Wahai ‘ Abdullah bin Qois , katakanlah ‘laa hawla wa laa quwwata illa billah’ , karena ia merupakan simpanan pahala berharga di surga” (HR . Bukhari no. 7386).

Kalimat “laa hawla wa laa quwwata illa billah ” adalah kalimat yang berisi penyerahan diri dalam segala urusan kepada Allah Ta’ ala. Hamba tidaklah bisa berbuat apa- apa dan tidak bisa menolak sesuatu, juga tidak bisa memiliki sesuatu selain kehendak Allah.

Minggu, 20 Agustus 2017

Kegiatan Inti Kelompok B PAUD NHPK

Mengasah kemampuan murid murid berjalan di atas potongan balok kayu bersama ustadz candra.

Lomba Makan Kerupuk KB 2 PAUD NHPK

The first time lomba oleh murid KB 2 PAUD NHPK. Pengalaman pertama murid murid mengikuti lomba tingkat kelas di sekolah. Walaupun ini lomba pertama bagi anak, tapi mereka sudah mampu memahami rule yang ada, sportifitas yang tinggi, dan tenggang rasa tentunya. I proud them.